teknik searching AI (Artificial Intelligence)

TEKNIK PENCARIAN (Kecerdasa Buatan)
Secara garis besar, Pencarian dibedakan menjadi :
Uninformed search (blind search).
Tidak ada informasi mengenai jarak/cost dari current state ke goal state.
Informed search.
Ada informasi mengenai jarak/cost dari current state ke goal state.
TEKNIK PENCARIAN
Teknik-teknik uninformed search antara lain :
Breadth-first search (BFS).
Uniform cost search.
Depth-first search (DFS).
Depth-limited search.
Iterative deepening search (IDS).
Bidirectional search.

3. TEKNIK PENCARIAN
Untuk mengukur performansi teknik pencarian, terdapat empat kriteria yang dapat digunakan, yaitu :
Completeness: Apakah teknik tersebut menjamin penemuan solusi jika solusinya memang ada?
Time complexity : Berapa lama waktu yang diperlukan?
Space complexity : Berapa banyak ruang memori yang diperlukan?
Optimality: Apakah teknik tersebut menjamin menemukan solusi yang terbaik jika terdapat beberapa solusi yang berbeda?
Bagaimana metoda GPS menemukan Solusi ?


Teknik Pencarian dan Jenisnya
1. Simpul
2. Level/Cabang
3. Path
4. Parent
5. Child
6. Root
7. Leave
8. Jumlah Ruang Simpul
9. Langkah solusi (Solusi)


3A. BREATH FIRST SEARCH

Pencarian dilakukan pada semua simpul dalam setiap level secara berurutan dari kiri ke kanan. Jika pada satu level belum ditemukan solusi, maka pencarian akan dilakukan pada level berikutnya. Demikian seterusnya sampai ditemukan solusi.
Dengan cara ini, BFS menjamin ditemukannya solusi (jika solusinya memang ada) dan solusi yang ditemukannya paling baik.
Dengan kata lain, BFS adalah komplit dan optimal.
BFS harus menyimpan semua simpul yg pernah dibangkitkan agar BFS dapat melakukan penelusuran simpul-simpul sampai di level bawah.
Jika b adalah faktor percabangan (jumlah simpul anak yg dimiliki oleh suatu simpul) dan d adalah kedalaman solusi, maka jumlah simpul yg harus disimpan sebanyak O(bd).
Misalkan, b = 10 dan d = 8, maka BFS harus membangkitkan dan menyimpan sebanyak 100 + 101 + 102+ 103 +104 +105 +106 +107+108 = 111.111.111 simpul.

Dari segi kecepatan, hal ini mungkin masih bisa diterima.
Dari segi memori, ini menjadi masalah karena membutuhkan ruang memori yg sangat besar.

KEUNTUNGAN:
Tidak akan menemui jalan buntu
Jika ada satu solusi, maka breath first search akan menemukannya. Jika ada lebih satu solusi, maka solusi minimum akan ditemukan.
KELEMAHAN:
Membutuhkan memori yang cukup banyak, karena menyimpan semua node dalam satu pohon.
Membutuhkan waktu yang cukup lama, karena akan menguji n level untuk mendapatkan solusi pada level yang ke-(n-1).
BREATH FIRST SEARCH
Contoh :

Algoritma Breath First Search mengunjungi node-node pohon secara melebar, berawal dari level dengan depth 0 ke depth maximum. Hal ini dapat dinyatakan dalam suatu antrian.
Prosedur Breath First Search:
Begin
Tempatkan node awal dalam antrian
Repeat
Hapus antrian untuk mendapatkan unsur di depannya
If unsure antrian di depannya = goal/tujuan
Return sukses dan stop
Else do
Begin
Masukkan anak turunan dari unsure di depannya jika ada di bagian belakang dari antrian
End
Until antrian kosong
End
Node_List berikut ini menggambarkan algoritma BFS di atas. Algoritma akan berakhir bila tujuan telah tercapai.

Node_list BFS dengan tujuan akhirnya adalah node 8.
3B. DEPTH FIRST SEARCH
àPencarian dilakukan pada suatu simpul dalam setiap level dari yg paling kiri.
àJika pada level yg terdalam, solusi belum ditemukan maka pencarian dilanjutkan pada simpul sebelah kanan dan simpul yg kiri dapat dihapus dari memori.
àJika pada level yg paling dalam tidak ditemukan solusi, maka pencarian dilanjutkan pada level sebelumnya. Demikian seterusnya sampai ditemukan solusi.
>> Proses pencarian akan dilakukan pada semua anaknya sebelum dilakukan pencarian ke node-node yang selevel. Pencarian dimulai dari node akar ke level yang lebih tinggi.
>> DFS membangkitkan node-node dan membandingkan mereka, tujuan sepanjang depth pohon yang terbesar kemudian bergerak naik ke “parent” (induk) dari node yang dikunjungi terakhir, hanya jika tidak ada node lebih lanjut yang dapat dibangkitkan di bawa node terakhir yang dikunjungi.
>> Setelah bergerak naik ke induk, algoritma berusaha membangkitkan turunan baru dari node induk. Hal ini dilakukan secara berulang hingga mencapai tujuan akhir.
>> Salah satu cara sederhana untuk mewujudkan algoritma DFS adalah dengan menggunakan Stack.
Algoritma DFS sebagai berikut :
Begin
Push node awal pada stack, yang ditunjukkan dengan stack_top
While stack tidak kosong do
Begin
Pop stack untuk mendapatkan stack_top element
If stack_top_element = Tujuan
Return
Sukses dan stop
Else push turunan (cabang) stack_top element ke dalam stack
End while
End
Contoh :
Stack berikut ini menggambarkan algoritma DFS tersebut. Proses akan diterus-kan sampai stack dalam keadaan kosong.
Kelebihan DFS adalah pemakaian memori yang lebih sedikit.
DFS hanya menyimpan sekitar bd, di mana b adalah faktor percabangan dan d adalah kedalaman solusi.
Jika b = 10 dan d = 3 maka jumlah simpul yg disimpan di memori adalah 1+10+10+10 = 31.
Hal ini berbeda jauh dgn BFS yg harus menyimpan semua simpul yg pernah dibangkitkan. Pada kasus ini, jika gunakan BFS maka simpul yg tersimpan sebanyak 1+10+100+1000 =1111 simpul.
Kelebihan DFS yg lain, jika solusi yg dicari berada pada level yg dalam dan paling kiri, maka DFS akan menemukannya dengan cepat.
Kelemahan DFS adalah jika pohon yg dibangkitkan mempunyai level yg sangat dalam (tak terhingga), maka tidak ada jaminan menemukan solusi. Artinya DFS tidak complete.
Kelemahan lainnya adalah jika terdapat lebih dari satu solusi yg sama tetapi berada pada level yg berbeda, maka DFS tidak menjamin untuk menemukan solusi yg paling baik. Artinya, DFS tidak optimal.
Perbandingan BFS dan DFS
(Sama-sama non heuristik search)
Kualitasnya dibedakan berdasarkan :
Jumlah ruang simpul
Solusi (Jumlah langkah mencapai Solusi)
3C. DEPTH LIMITED SEARCH (DLS)
Metode ini berusaha mengatasi kelemahan DFS dengan membatasi kedalaman maksimum dari suatu jalur solusi.
Sebelum gunakan DLS, harus tahu dulu brapa level maksimum dari suatu solusi.
Kelmahannya : Jika batasan kedalaman terlalu kecil, DLS tidak dapat juga menemukan solusi yg ada. Artinya DLS bisa menjadi tidak complete jika batasan kedalamannya lebih kecil dibandingkan dgn level solusinya.
3D. UNIFORM COST SEARCH (UCS)
Konsepnya hampir sama dgn BFS, bedanya adalah bahwa BFS menggunakan urutan level dari yg paling rendah sampai yg paling tinggi. Sedangkan UCS berusaha menemukan solusi dgn total biaya terendah yg dihitung berdasarkan biaya dari simpul asal menuju ke simpul tujuan.
Biaya dari simpul asal ke suatu simpul n dilambangkan sebagai g(n).
Perhatikan contoh pencarian rute berikut ini :
àKarena mengikuti konsep BFS, maka UCS menjamin ditemukannya solusi dan solusi yg ditemukannya selalu yg terbaik. Dgn kata lain, UCS adalah complete dan optimal.
Syarat yg harus dipenuhi oleh pohon UCS adalah g(successor(n) >= g(n) untuk setiap simpul n. Jika syarat ini tidak dipenuhi maka UCS menjadi tidak complete dan tidak optimal.
3E. ITERATIVE-DEEPENING SEARCH (IDS)
IDS merupakan metode yg menggabungkan kelebihan BFS (complete dan optimal) dgn kelebihan DFS (Space complexity rendah atau membutuhkan sedikit memori).
Konsekuensinya adalah time complexitynya menjadi tinggi.
IDS melakukan pencarian secara iteratif menggunakan penelusuran DFS dimulai dari batasan level 0. Jika belum ditemukan solusi, maka dilakukan iterasi ke-2 untuk level 1. Demikian seterusnya sampai ditemukan solusi.
Untuk mempercepat proses, bisa menggunakan teknik parallel processing (menggunakan lebih dari satu processor).
3F. Bi-DIRECTIONAL SEARCH (BDS)
Dengan metode, pencarian dilakukan dari dua arah, yakni pencarian maju (dari start ke tujuan) dan pencarian mundur (dari tujuan ke start).
Ketika dua arah pencarian telah membangkitkan simpul yg sama, maka solusi telah ditemukan, yaitu dgn cara menggabungkan kedua jalur yg bertemu.
Jika pencarian maju dan mundur menggunakan BFS, maka jumlah langkah yg diperlukan adalah sebanyak O(2bd/2) = O(bd/2).
Misalkan, untuk b = 10 dan d = 6, maka BFS akan membangkitkan : 1+10+102+103+104+105+106 = 1.111.111 simpul.

Sebaliknya BDS, hanya membangkitkan 2 x (1+10+102+103) = 2.222 simpul.
Hal ini juga sebanding terhadap jumlah memori yg diperlukan. Dalam hal ini BDS memerlukan memori untuk menyimpan 2.222 simpul.
BDS punya harapan yg bagus untuk digunakan karena hemat waktu maupun memori juga dan selalu memberikan solusi yg optimal jika solusinya memang ada.
PERBANDINGAN METODE PENCARIAN BERDASARKAN EMPAT (4)
KRITERIA PERFORMANCE SISTEM KB
Labels : news investment systems Anti Vir free template car body design

Pengantar Kecerdasan Buatan

Pengantar Kecerdasan Buatan(AI)
Sub-topik:
1.Konsep dasar dan pengertian AI
2.Asumsi Dasar AI
3.Perbedaan antara Pemrograman AI dan konvensional
4.Bidang-bidang aplikasi AI

Pengertian AI :
1.Suatu cara yang sederhana untuk membuat komputer dapat “berpikir” secara inteligent
2.Bagian dari ilmu komputer yang mempelajari perancangan sistem komputer yang inteligent, yaitu suatu sistem yang meperlihatkan karakteristik yang ada pada tingkah laku manusia, seperti mengerti suatu bahasa, mempelajari,mempertimbangkan dan memecahkan suatu masalah.
3.Suatu studi bagaimana membuat komputer dapat mengerjakan sesuatu, yang pada saat ini, orang dapat mengerjakan lebih baik
4.Bidang ilmu komputer yang memungkinkannya untuk memahami, bernalar dan bertindak.

Tujuan AI:
1.Untuk mengembangkan metode dan sistem untuk menyelesaikan masalah,masalah yang biasa diselesaikan melalui aktifivitas intelektual manusia, misalnya pengolahan citra,perencanaan, peramalan dan lain-lain, meningkatkan kinerja sistem informasi yang berbasis komputer.
2.Untuk meningkatkan pengertian/pemahaman kita pada bagaimana otak manusia bekerja

Arah AI:
1.Mengembangkan metode dan sistem untuk menyelesaikan masalah AI tanpa mengikuti cara manusia menyelesaikannya (sistem pakar / expert systems)
2.Mengembangkan metode dan sistem untuk menyelesaikan masalah AI melalui pemodelan cara berpikirnya manusia, atau cara bekerjanya otak manusia (neural networks).

Jantung Penelitian AI adalah : Physical Symbol System Hypothesis.
Physical Symbol System terdiri dari himpunan entitas yang dinamakan simbol, berpola fisik yang dapat menjadi komponen dari entitas tipe lain yang dinamakan Ekspresi (struktur simbol)
Struktur simbol terdiri dari sejumlah instant (Token) dari simbol-simbol yang berhubungan pada beberapa cara fisik. Selain struktur tersebut, sistem juga berisi koleksi proses-proses yang beroperasi pada ekspresi, untuk menghasilkan ekspresi lain : proses pembuatan (create), modifikasi, reproduksi, dan penghancuran (destruksi).
Jadi PSS adalah mesin yang memproduksi suatu koleksi penyusunan struktur simbol. Sistem seperti itu terdapat dalam suatu objek dunia yang lebih luas dari hanya ekspresi simbolik itu sendiri.

Empat hal untuk membangun sistem atau memecahkan masalah tertentu :
1.Definisikan masalah dengan jelas
2.Analisis masalah
3.Kumpulkan dan representasikan knowledge
4.Pilih teknik pemecah masalah terbaik dan gunakan untuk masalah tertentu

Strategi Kontrol
Syarat-syarat strategi kontrol:

cause motion. Perhatikan kembali water jug problem. Jika kita mengimplementasikan strategi kontrol sederhana dengan selalu memilih aturan pertama pada daftar 12 aturan yang telah dibuat, maka kita tidak akan pernah memecahkan masalah. Strategi kontrol yang tidak menyebabkan motion tidak akan pernah mencapai solusi.
Systematic. Strategi kontrol sederhana yang lain untuk water jug problem: pada setiap siklus, pilih secara random aturan-aturan yang dapat diaplikasikan. Strategi ini lebih baik dari yang pertama, karena menyebabkan motion. Pada akhirnya strategi tersebut akan mencapai solusi. Tetapi mungkin kita akan mengunjungi beberapa state yang sama selama proses tersebut dan mungkin menggunakan lebih banyak langkah dari jumlah langkah yang diperlukan. Hal ini disebabkan strategi kontrol tersebut tidak sistematik. Beberapa strategi kontrol yang sistematik telah diusulkan, yang biasa disebut sebagai metoda-metoda dalam teknik searching. Di bab ini, akan dibahas enam metoda, yaitu Breadth First Search, Uniform Cost Search, Depth First Search, Depth-Limited Search, Iterative-Deepening Depth-First Search, dan Bi-directional search. Masing-masing metoda tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda.

Strategi Pencarian
Terdapat empat kriteria dalam strategi pencarian, yaitu:
Completeness: Apakah strategi tersebut menjamin penemuan solusi jika solusinya memang ada?
Time complexity: Berapa lama waktu yang diperlukan?
Space complexity: Berapa banyak memori yang diperlukan?
Optimality: Apakah strategi tersebut menemukan solusi yang paling baik jika terdapat beberapa solusi berbeda pada permasalahan yang ada?
Labels : news investment systems Anti Vir free template car body design

teknik searching (Artificial Intelligence)

Teknik Search Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence)
Tuesday, December 29, 2009
Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) didefinisikan sebagai kecerdasan yang ditunjukkan oleh suatu entitas buatan. Sistem seperti ini umumnya dianggap komputer. Kecerdasan diciptakan dan dimasukkan ke dalam suatu mesin (komputer) agar dapat melakukan pekerjaan seperti yang dapat dilakukan manusia. Beberapamacam bidang yang menggunakan kecerdasan buatan antara lain sistem pakar,permainan komputer (games), logika fuzzy, jaringan syaraf tiruan dan robotika.Sistem AI sekarang ini sering digunakan dalam bidang ekonomi, obat-obatan, teknik dan militer, seperti yang telah dibangun dalam beberapa aplikasi perangkat lunakkomputer rumah dan video game. 'Kecerdasan buatan' ini bukan hanya ingin mengertiapa itu sistem kecerdasan, tapi juga mengkonstruksinya. Tidak ada definisi yang memuaskan untuk 'kecerdasan':...
1. kecerdasan: kemampuan untuk memperoleh pengetahuan dan menggunakannya
2. atau kecerdasan yaitu apa yang diukur oleh sebuah 'Test Kecerdasan' Secara garis besar, AI terbagi ke dalam dua faham pemikiran yaitu AI Konvensional danKecerdasan Komputasional (CI, Computational Intelligence). AI konvensional kebanyakan melibatkan metoda-metoda yang sekarang diklasifiksikan sebagai pembelajaran mesin, yang ditandai dengan formalisme dan analisis statistik. Dikenal juga sebagai AI simbolis, AI logis, AI murni dan AI cara lama (GOFAI, Good Old Fashioned Artificial Intelligence). Metoda- metodanya meliputi:
1. Sistem pakar: menerapkan kapabilitas pertimbangan untuk mencapai kesimpulan. Sebuah sistem pakar dapat pemproses sejumlah besar informasi yang diketahui dan menyediakan kesimpulan-kesimpulan berdasarkan pada informasi-informasi tersebut.
2. Petimbangan berdasar kasus
3. Jaringan Bayesian
4. AI berdasar tingkah laku: metoda modular pada pembentukan sistem AI secara manual Kecerdasan komputasional melibatkan pengembangan atau pembelajaran iteratif (misalnya penalaan parameter seperti dalam Sistem koneksionis. Pembelajaran mini berdasarkan pada data empiris dan diasosiasikan dengan AI non-simbolis, AI yang tak teratur dan perhitungan lunak. Metoda-metoda pokoknya meliputi:
1. Jaringan Syaraf: sistem dengan kemampuan pengenalan pola yang sangat kuat
2. Sistem Fuzzy: teknik-teknik untuk pertimbangan di bawah ketidakpastian, telah digunakan secara meluas dalam industri modern dan sistem kendali produk konsumen.
3. Komputasi Evolusioner: menerapkan konsep-konsep yang terinspirasi secara biologis seperti populasi, mutasi dan “survival of the fittest” untuk menghasilkan pemecahan masalah yang lebih baik. Metoda-metoda ini terutama dibagi menjadi algoritma evolusioner (misalnya algoritma genetik) dan kecerdasan berkelompok (misalnya algoritma semut) Dengan sistem cerdas hibrid, percobaan- percobaan dibuat untuk menggabungkan kedua kelompok ini. Aturan inferensi pakar dapat dibangkitkan melalui jaringan syaraf atau aturan produksi dari pembelajaran statistic seperti dalam ACT-R. Sebuah pendekatan baru yang menjanjikan disebutkan bahwa penguatan kecerdasan mencoba untuk mencapai kecerdasan buatan dalam proses pengembangan evolusioner sebagai efek samping dari penguatan kecerdasan manusia melalui teknologi.
Metode pencarian
Metode pencarian dalam tugas akhir ini menggunakan metode yang telah diusulkan oleh beberapa kalangan yang telah kompeten di bidangnya, dan telah dituangkan dalam beberapa buku. Semua metode yang ada dapat dibedakan kedalam dua jenis : pencarian buta/tanpa informasi (blind atau un-informed search) dan pencarian heuristik/dengan informasi (heuristic atau informed search). Setiap metode mempunyai karakteristik yang berbeda-beda dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Dalam makalah ini memakai metode Generate-and-Test (GT).
Generate-and-Test (GT) adalah metode yang paling sederhana dalam teknik pencarian heuristik. Jika pembangkitan sebuah solusi yang mungkin (apossible solution) dikerjakan secara sistematis, maka prosedur ini menjamin akan menemukan solusinya. Tetapi, jika ruang masalahnya sangat luas, mungkin memerlukan waktu yang sangat lama. Algoritma GT menggunakan prosedur Depth First Search (DFS) karena suatu solusi harus dibangkitkan secara lengkap sebelum dilakukan Test. Algoritma ini berbentuk sistematis, pencarian sederhana yang mendalam dari suatu ruang permasalahan. GT juga dapat dilakukan pembangkitan secara acak, tetapi tidak ada jaminan solusinya dapat ditemukan. Di dalam GT terdapat dua prosedur penting : Pembangkit (membangkitkan solusi yang mungkin) dan Tes (menguji solusi yang dibangkitkan tersebut). Dengan menggunakan memori yang sedikit, DFS bias digunakan sebagai prosedur Pembangkit yang menghasilkan suatu solusi. Prosedur Tes bisa menggunakan fungsi heuristik.
Depth-First Search (DFS), Pencarian dilakukan pada suatu simpul dalam setiap level dari yang paling kiri. Jika pada level yang terdalam belum ditemukan, maka pencarian dilanjutkan pada simpul sebelah kanan dan simpul sebelah kiri dapat dihapus dari memori. Jika pada level yang paling dalam tidak ditemukan solusi, maka pencarian dapat dilanjutkan pada level sebelumnya. Demikian seterusnya sampai ditemukan solusinya.

http://smpn2lem.blogspot.com/2009/12/kecerdasan-buatan-artificial.html
Labels : news investment systems Anti Vir free template car body design

ANTI VIRUS AVG 9 akhirnya dirlis juga(+link n download)

AVG 9.0 Free

Setelah awal Oktober kemarin AVG merilis antivirus versi baru AVG 9 yang berbayar, akhirnya saat ini mereka merilis AVG 9.0 Free, yang berarti kita gratis download dan menggunakan Antivirus ini (Untuk penggunaan personal). AVG Free 9 merupakan perbaikan versi 8, terutama pada performa aplikasi.

Salah satu perbaikan adalah kecepatan. AVG mengklaim bahwa versi 9 ini lebih cepat sampai 50% dibanding versi 8.

AVG-Free-9

Dibanding versi-versi sebelumnya, AVG Free 9 mempunyai ukuran file installasi lebih besar, sekitar 71-72 MB. Untuk bisa menjalankan AVG 9 Free ini, sistem operasi yang diperlukan, minimal adalah :

- Windows 2000 Professional SP4 + Update Rollup 1
- Windows XP Home Edition SP2
- Windows XP Professional SP2
- Windows XP Professional x64 Edition SP1
- Windows Vista (x86 and x64, all editions)
- Windows 7 (x86 and x64, all editions)

Kemudian Hardware (perangkat keras) komputer yang diperlukan minimal adalah sebagai berikut :
- Intel Pentium CPU 1.5 GHz (rekomendasi 1.8 GHz)
- RAM (Memory) 512 MB
- 450 MBspace hardisk untuk installasi ( rekomendasi 550 MB)

Proses Update

Seperti sebelumnya, AVG menyertakan update online maupun manual (offline). Untuk versi Free, proses update online (secara otomatis) terjadi setiap hari dan tidak bisa di ubah, kecuali hanya waktu atau jam-nya saja. Untuk Update Manual, bisa download file-file udpate dari link berikut :

- http://free.avg.com/ww-en/download?prd=afg#tba3

Alternatik link Update AVG 9.0
- http://guru.avg.com/softw/90free/update
- http://bguru.avg.cz/softw/90free/update

Download AVG 9 Free Edition (71.2 MB) (pilih salah satu) :
- AVG 9 Free dari CNET
- Direct download : AVG Free 9.0.686 (server AVG)

Jika ingin tahu apa perbedaan antara yang gratis dan berbayar, bisa melihat informasi Perbandingan AVG Free, AVG Antivirus, AVG Internet security (ebsoft.web.id)


Labels : news investment systems Anti Vir free template car body design

mendeteksi dan mematikan virus secara manual

Beberapa waktu lalu komputer adik saya terkena virus yang cukup menjengkelkan. Antivirus yang terpasang tidak mampu mendeteksi, update pun gagal sampai install ulang Antivirus juga tidak berhasil. Akhirnya saya mencoba mematikan virus secara manual dengan bantuan program Autoruns.

Bagi yang belum punya program ini bisa download Autoruns.zip (576 KB), yang bisa dianggap program “wajib” bagi saya.

Cara berikut mungkin hanya salah satu dari berbagai metode yang ada dan yang biasa saya gunakan. Secara garis besar, saya membagi cara mematikan sumber virus secara manual tanpa antivirus ini kedalam dua langkah, yaitu : Mendeteksi sumber virus atau file yang mencurigakan (dianggap virus) dan Cara Mematikannya.

Langkah Pertama, Mendeteksi Virus

Sebagian besar komputer yang terinfeksi, bisa diketahui sumber virus yang aktif di komputer dengan program seperti Autoruns. Jalankan program autoruns.exe. Jika program tidak berjalan, coba rename file autoruns.exe dengan nama lainnya. Jika tetap gagal, bisa menggunakan program sejenis lainnya.

Setelah Autoruns dibuka, bagian yang terpenting disini dan akan digunakan adalah tab Logon, karena disinilah ditampilkan berbagai program (aplikasi) yang berjalan otomatis ketika kita menjalankan windows.

autorun-logon

Adanya tanya cek menunjukkan bahwa program tersebut aktif dan otomatis dijalankan ketika Start Up Windows (Windows dijalankan). Jika tidak ada tanda cek, menunjukkan bahwa program tersebut sebenarnya ada dalam daftar start up, tetapi tidak otomatis berjalan ketika Start Up Windows.

Program Windows yang HARUS AKTIF

Ada beberapa program penting Windows di daftar Autorun yang harus aktif, jangan sampai tanda cek-nya dihilangkan atau bahkan dihapus. Biasanya letaknya ada di bagian paling atas, yaitu :

autorun-important

Alasan kenapa program tersebut jangan dihapus (perlu diaktifkan), bisa dibaca artikel Tips mendeteksi keberadaan Virus. Untuk memastikannya, yang perlu diperhatikan adalah “Autorun Entry” dan “Image Path”, terkadang virus menyerupakan dengan nama tersebut. Image Path adalah lokasi file-nya, jika namanya seperti diatas, tetapi lokasinya di folder lain, maka perlu di waspadai.

Mencari Sumber Virus

Berikut beberapa point yang bisa dilakukan untuk mencari sumber virus atau file mencurigakan yang dianggap sebagai virus :

  1. Periksa akan adanya Autorun Entry (daftar program) yang kita merasa tidak pernah menginstallnya. Misalnya saya pernah melihat ada yang namanya ffdshow.exe dengan lokasi (Image Path) C:\Program Files\K-Lite Codec Pack\, padahal di komputer tersebut tidak pernah di install program K-Lite Codec Pack. Maka kemungkinan itu salah satu sumber virus. Hal ini sering terjadi, misalnya ada aplikasi dengan folder Corel Draw, tetapi kita tidak pernah menginstall Corel Draw.
  2. Hilangkan tanda cek dari Autorun Entry yang mencurigakan, kemudian klik icon Refresh (F5). Jika tanda cek tersebut kembali aktif atau muncul daftar entry baru yang sama dan disertai tanda cek, kemungkinan itu adalah sumber virus. Cara ini terkadang harus ditunggu beberapa saat, atau aplikasi Autoruns di tutup dulu, kemudian setelah beberapa lama dibuka lagi untuk memeriksanya.
  3. Dari daftar Program Windows yang HARUS AKTIF sebelumnya, periksa akan adanya program lainnya di ketiga tempat yang saya beri garis merah. Pada Windows XP, seharusnya hanya ada 3 file diatas, yaitu rdpclip, userinit.exe dan explorer.exe dengan lokasi persis seperti Image Path diatas. Adanya tambahan lainnya menunjukkan kemungkinan sumber virus. Cek dengan point ke-2
  4. Sumber virus biasanya tidak hanya satu, sehingga perlu dicari daftar Autorun lainnya yang mencurigakan, baik dengan cara seperti point 1 atau 2. Misalnya di lokasi :
    • HKLM\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
    • C:\Documents and Settings\All Users\Start Menu\Programs\Startup
    • HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run
    • Dan lainnya, yang berada di bawah dari daftar Program Windows yang HARUS AKTIF di atas.

Setelah diperoleh daftar-daftar file yang mencurigakan atau tidak dikenal, tulis nama dan lokasi filenya yang bisa dilihat dari keterangan Image Path (program Autoruns) di kertas atau file text (misalnya dengan Notepad). Bagi yang belum terbiasa mungkin dafarnya akan banyak sekali. Tetapi hal ini tidak masalah

Menghapus daftar dari Autoruns tersebut hanya menghapus referensinya saja, jadi filenya (lokasinya disebutkan di bagian “Image Path”) tidak akan terhapus

Mematikan Sumber Virus

Setelah didapat daftar file-file yang mencurigakan, langkah selanjutnya adalah me-rename ekstensi file tersebut (jangan dihapus terlebih dahulu). Me-rename dari windows biasanya tidak akan berhasil, atau kadang kita tidak tahu ekstensi file tersebut dan tidak bisa ditampilkan

Cara yang biasanya selalu berhasil adalah melalui media lain. Misalnya menjalankan sistem Operasi langsung dari CD,DVD, atau Flashdisk. Misalnya CD Linux, CD Windows MiniPE, UBCD4Win dan lainnya. Atau bisa juga kita melepas Hardisk kita dan dipasang di komputer lainnya (yang bebeas virus) sebagai Hardisk kedua (secondary). Intinya agar kita bisa mengakses (membuka) file dan folder dari daftar yang kita tulis tanpa mengaktifkan Windows yang ada di hardisk, sehingga virus tidak bisa aktif.

Setelah kita bisa booting komputer dari media lain atau memasang hardisk di komputer lainnya, selanjutnya kita mencari file-file dari daftar yang telah kita buat. Sebelumnya aktifkan opsi untuk menampilkan semua ekstensi file jika belum kelihatan. Setelah itu, rename semua ekstensi file yang kita dapatkan. Misalnya nama_file.exe menjadi nama_file.exe.vir, viruz.dll menjadi viruz.dll.vir.

Setelah selesai semua, saatnya dicoba komputer tersebut ( kembali mengaktifkan windows). Periksa lagi dengan program Autoruns. Jika daftar yang kita tulis kembali muncul dan disertai tanda cek, atau masih muncul tanda-tanda komputer terinfeksi virus, mungkin ada beberapa program lain yang terlewatkan. Kadang kita harus mencoba beberapa kali. Jika komputer tidak berjalan, kemungkinan ada dafar file yang salah yang kita sertakan. Coba rename kembali file tersebut ke asalnya (hilangkan ekstensi *.vir)

Setelah berhasil dan tidak ada tanda-tanda virus berjalan, perlu diingat bahwa kita hanya mematikan sumber-sumber virus dan kemungkinan masih banyak virus di komputer. Langkah selanjutnya bisa dilakukan dengan melakukan scan dengan antivirus + update terbaru untuk mencari virus-virus yang masih ada di komputer. Dan ini mungkin harus menunggu sampai antivirus mampu mendeteksi virus tersebut.

Cara diatas biasa saya gunakan ketika antivirus tidak mampu mendeteksi adanya virus dan biasanya berhasil. Dan pengalaman juga ikut membantu keberhasilan menemukan sumber virus ini. Jika masih bingung atau belum yakin dari daftar autorun yang ada, silahkan di tuliskan dalam komentar, sehingga kita bisa saling membantu dan melengkapi.

Kategori Tips & Tricks, Virus | 7,179 views | 44 Comments | 30 September 2009 Oleh Ebta Setiawan
Ingin selalu mendapatkan informasi artikel terbaru lewat email ? Daftarkan email di RSS feed


Labels : news investment systems Anti Vir free template car body design

pakai 2 display untuk laptop

Pengguna laptop makin dimanjakan saja. Lihat saja persembaan terbaru Samsung, yakni monitor Lapfit. Monitor ini menyajikan display dual bagi pengguna laptop agar ia bisa melihat banyak situs web, dokumen, tool palette dan widget. Lapfit memungkinkan beberapa aplikasi berjalan simultan atau menampilkan film dan game di layar dengan format high-definition widescreen 16:9.

Monitor Lapfit ini bobotnya kurang dari 10 pound. Di bagian belakang terdapat penyokong terintegrasi yang bisa dimiringkan 10 – 40 derajat sehingga cocok dengan sudut pandang layar laptop Anda.

Dibesut dalam dua model, LD220G & LD190N, pengaturannya sederhana saja. Pasang saja kabel VGA standar ke LD190N yang dibandrol pada harga US$ 149,99. Pengaturan lain, seperti tingkat kecerahan, backlight, dan efek-efek warna, bisa dengan cepat dilakukan dengan menyentuh satu tombol yang menggunakan fungsi MagicColor, MagicBright, Color Effect dan Image Size.

Untuk LD200G yang dijual dengan harga US$ 249,99 dan mampu menghadirkan kualitas gambar 1080p, ada tambahan konektivitas USB melalui teknologi UbiSync Samsung. UbiSync memungkinkan pengguna untuk menancapkan dan mengelola banyak monitor tanpa menggunakan tambahan kartu video atau mengubah pengaturan sistem. LD220G juga bertindak sebagai USB hub untuk menghubungkan monitor atau periferala UbiSync lain.


“Monitor Lapfit kami menawarkan sinergi bagi para pengguna yang membutuhkan banyak layar,” kata Doug Albregts (Vice President. Information Technology Division, Samsung Electronics America Inc.). “Lapfit meniadakan kesulitan konfigurasi monitor eksternal saat memasangkan monitor LCD standar dengan sebuah notebook.”

Wiwiek Juwono


Labels : news investment systems Anti Vir free template car body design